Ponorogo – Amal Usaha Muhammadiyah bidang Layanan Sosial (AUMSos) di Kabupaten Ponorogo terus menunjukkan perkembangan positif, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas layanan. Salah satu lembaga yang konsisten meningkatkan mutu pelayanan adalah Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Nurus Syamsi Bungkal.

LKSA yang beralamat di Jalan Puntodewo, Dukuh Kudo, Desa Bungkal tersebut telah meraih akreditasi A selama dua kali berturut-turut. Sebagai upaya penguatan layanan, LKSA Nurus Syamsi kini mengajukan izin khusus untuk menjadi Lembaga Pengasuhan Anak (LPA).
Ketua LKSA Nurus Syamsi Bungkal, Dr. Imam Rohani, M.Pd.I., menyampaikan bahwa seluruh tahapan pengajuan telah dilalui dengan baik, mulai dari proses administrasi, pemberkasan, hingga visitasi verifikasi dan validasi.
“Alhamdulillah, berkat usaha dan dukungan dari berbagai pihak, seluruh proses berjalan lancar. Berkas dinyatakan lengkap dan memadai. Saat ini kami tinggal menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) Lembaga Pengasuhan Anak dari Kementerian Sosial RI,” ujarnya.
Apabila izin tersebut terbit, LKSA Nurus Syamsi akan menjadi satu-satunya LPA di Kabupaten Ponorogo, sekaligus menjadi yang kedua di Provinsi Jawa Timur.
Hal tersebut disampaikan Dr. Imam Rohani dalam sambutannya pada acara Pertemuan Rutin Pimpinan AUMSos Muhammadiyah–Aisyiyah se-Kabupaten Ponorogo yang diselenggarakan oleh Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Ponorogo, Sabtu (31/1/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Imam Rohani yang juga dosen di IAIRM Ngabar turut mengingatkan seluruh pimpinan AUMSos untuk menyiapkan program-program menarik menjelang bulan suci Ramadan 1447 H.
“Sekitar dua pekan lagi kita akan memasuki Ramadan. Setiap lembaga perlu menyiapkan program yang komunikatif dan dipublikasikan melalui media sosial agar mudah diketahui donatur dan simpatisan,” tuturnya.
Ia menambahkan, berdasarkan pengalaman LKSA Nurus Syamsi, publikasi program buka puasa bersama di berbagai platform media sosial mampu menarik respons positif. Bahkan, dalam satu hari, jadwal buka puasa selama Ramadan dapat langsung terisi penuh.
Selain layanan sosial, LKSA Nurus Syamsi juga menyelenggarakan pendidikan Madrasah Diniyah Wustha yang telah mengantongi izin dari Kementerian Agama. Program ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pembelajaran keagamaan, Al-Islam, dan Kemuhammadiyahan bagi anak asuh, baik yang tinggal di dalam maupun di luar asrama, secara berjenjang dan terstruktur.


